Mendapatkan Ayam Laga Bagus (Bangkok) Dengan Melihat Tanda-Tanda Fisik : Kepala dan Leher

Blitar, 13 Maret 2013

Kepala dan Leher Ayam yang bagus 
Ada satu keyakinan yang dimiliki para bebotoh (penyabung) bahwa tidak ada ayam yang jelek yang diturunkan di arena kontes. Botoh yang berani menurunkan ayamnya ke arena kontes mestinya sangat yakin akan kemampuan ayamnya. Setidaknya mereka tahu kalau ayamnya mempunyai pethek (kelebihan yang tidak dapat dilihat dari fisik ayam, tetapi terlihat keunggulannya setelah bertarung). Semua ayam yang masuk dalam arena kontes adalah ayam bagus. Hanya saja, dari semua ayam bagus tersebut terdapat ayam yang lebih bagus. Bahkan mereka pun yakin bahwa semua ayam bagus belum tentu menang dalam kontes. Akan tetapi, ayam yang menang kontes pasti ayam bagus. 


Hal yang dapat dilakukan oleh kebanyakan orang dalam menilai ayam laga bagus adalah melihat tanda-tanda fisik ayam. Hampir semua bagia tubuh ayam "berbicara" menunjukkan kelebihannya. Adapun bagian-bagian tubuh ayam tersebut adalah Kepala dan leher. 

Kepala dan Leher

Kepala ayam yang bagus berbentuk seperti bentuk buah pinang dengan leher panjang proporsional. Bentuk kepala seperti ini menandakan ayam tersebut tahan pukulan. Sementara leher yang panjang memudahkan ayam tersebut menyerang dan menghindari serangan.

1.) Mata

Mata yang bundar besar dengan pupil kecil menandakan ayam tersebut selalu waspada. Mata yang jernih berwarna hitam di tengah degan lingkaran luar berwarna putih besar dan lingkaran paling luar berwarna kuning bersinar menandakan ayam memiliki wibawa yang sangat besar. Wibawa ini dapat mempengaruhi lawannya sebelum bertanding.

2.) Tulang alis

Tulang alis yang keras dan menonjol akan melindungi bagian mata yang masuk ke dalam. Tulang alis seperti ini menandakan ayam tahan pukulan dam pandangannya tajam berwibawa.

3.) Paruh 

Paruh yang bagus berbentuk njalak (sepeti paruh burung jalak). Paruh berhubungan dengan kelincahan ayam dan cara kerjanya. Paruh yang semakin runcing dan tipis akan semakin cepat dan lincah gerakan ayam. Paruh runcing dan tipis biasanya dimiliki ayam berpostur tubuh kecil. paruh yang mbetet (seperti paruh burung betet) memang kuat mematuk, tetapi kalah cepat bergerak bila dibandingkan dengan ayam berparuh njalak.

4.) Kulit muka

Kulit muka berwarna merah dan bersih. Kondisi ini menandakan ayam tersebut sehat. Kulit tebal seperti jeruk purut biasanya mudah sobek oleh taji. Ayam dengan kulit muka seperti ini cukup kuat menahan pukulan. Sementara kulit halus dan tipis biasanya menandakan ayam tersebut cepat pulih bila terkena pukulan. Semakin tua umur ayam maka semakin kuat kulit kepalanya dan tampak semakin kokoh.

5.) Tulang tengkorak

Tulang tengkorak yang besar menandakan ayam tahan pukul, sedangkan tulang tengkorak relatif kecil biasanya dimiliki ayam jalon (pandai menggunakan tajinya). Kepala yang kecil memudahkan ayam menggerakkan kepalanya secara cepat untuk mengarah ke sasaran. Kepala seperti ini pun akan menyulitkan lawan mematuknya.

6.) Tulang leher

Tulang leher yang bagus beruas pendek. Pendeknya ruas leher ini menjadikan lehernya tampak pendek. Ayam dengan leher seperti ini tidak akan bisa dikalung oleh lawannya pada saat fase tumpang gulu. Sebaliknya, ayam berleher pendek ini biasanya mempunyai jurus andalan, yaitu ngalung (kunci leher kemudian memukul dari samping). Ada jenis ayam yang berpostur tubuh tinggi memiliki leher panjang. Namun, dengan leher dengan perawatan dan pelatihan, ayam yang lehernya beruas panjang akan menjadi berotot dan semakin kuat bila sering terkena pukulan. Leher panjang kurang bisa menggunakan jurus ngalung, biasanya berebut pukulan di daerah kepala saat sama-sama berdiri dengan pukulan depan yang mematikan. 

7.) Jengger

Jengger ayam ada beragam bentuk. Namun, betuk jengger yang digemari adalah jengger telon (tiga bari agak bergerigi). Jengger yang bagus membentuk setengah oval sampai setengah lingkaran mulai dari pangkal paruh ke aras atas belakang. Ujungya jatuh merapat ke kulit kepala di atas belakang mata. Jengger yang lentur dan tipis menunjukkan ayam cepat pulih bila terpukul lawan. Jengger merupakan tanda kejantanan bagi ayam dan berhubungan dengan mentalnya. Semakin besar jengger akan semakin besar mentalnya.Namun, mental saja tidak cukup untuk mengantarkan ayam menjadi pemenang.